1 Kg Kain Jadi Berapa Kaos? Tabel per Ukuran dan Cara Menghitungnya

Tim Anugerah Fabric Store8 menit baca

Isi artikel · 7 bagian
  1. Tabel 1 Kg Kain Jadi Berapa Kaos per Ukuran
  2. Kenapa Hasil 1 Kg Kain Bisa Berbeda-beda
  3. Cara Menghitung Kebutuhan Kain Kaos Sendiri
  4. Kebutuhan Kain Kaos per Lusin
  5. Kesalahan yang Sering Bikin Kain Kurang di Tengah Produksi
  6. Hitung Lebih Cepat dengan Kalkulator Kain Anugerah
  7. Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Untuk kaos lengan pendek dewasa ukuran M atau L, 1 kg kain Combed 30S jadi sekitar 5 kaos. Ukuran S bisa sampai 6 kaos, sedangkan XL turun ke sekitar 4 kaos. Kalau kainnya lebih tebal, seperti Combed 24S atau 20S, hasilnya berkurang karena setiap meter persegi kain lebih berat.

Angka ini cukup untuk perkiraan cepat. Untuk belanja bahan yang sebenarnya, kamu butuh hitungan yang memperhitungkan campuran ukuran, model kaos, dan sisa potongan. Artikel ini membahas tabel estimasi per ukuran, rumus menghitung kebutuhan kain kaos sendiri, contoh hitungan untuk pesanan 100 kaos, dan kesalahan yang paling sering membuat kain kurang di tengah produksi.

Tabel 1 Kg Kain Jadi Berapa Kaos per Ukuran

Angka M dan L di tabel ini diambil dari lembar ukuran kain Anugerah, lembar yang sama dengan yang dipajang di gerai, untuk kaos O-neck lengan pendek dengan pola standar. Angka S dan XL adalah turunan: sekitar 20 persen lebih banyak untuk S dan 20 persen lebih sedikit untuk XL. Anggap semuanya sebagai titik awal, bukan jaminan hasil potong.

Jenis kainGramasiUkuran SUkuran MUkuran LUkuran XL
Combed 30S150–160 gsm± 6 kaos5 kaos5 kaos± 4 kaos
Combed 24S180–200 gsm± 4–5 kaos4 kaos4 kaos± 3 kaos
Combed 20S210–220 gsm± 3–4 kaos3 kaos3 kaos± 2–3 kaos

Untuk kaos lengan panjang, kurangi kira-kira 1 kaos dari setiap angka di tabel. Untuk kaos oversize atau boxy, pakai angka satu ukuran di atasnya, karena pola badannya lebih lebar dan lebih panjang.

Kenapa gramasinya rentang, bukan satu angka pasti? Dua toko bisa menjual kain sama-sama berlabel "Combed 30S" dengan gramasi yang berbeda 10 sampai 20 gsm. Selisih kecil itu, dikalikan puluhan kilogram, bisa mengubah hasil akhir beberapa kaos. Gramasi tiap kain Anugerah bisa kamu lihat berdampingan di halaman Bandingkan Kain sebelum menghitung.

Kenapa Hasil 1 Kg Kain Bisa Berbeda-beda

Ada empat hal yang menggeser hasil potong, dan biasanya konveksi baru hanya memperhitungkan satu di antaranya, yaitu ukuran.

Perbandingan pola kaos ukuran S, M, L, dan XL di atas kain untuk menghitung kebutuhan kain kaos

Gramasi kain. Gramasi adalah berat kain per meter persegi. Kain 180 gsm berarti 1 m² beratnya 180 gram. Makin tinggi gramasi, makin sedikit luas kain yang kamu dapat dari 1 kg. Dari 1 kg kain 155 gsm kamu mendapat sekitar 6,5 m², sedangkan dari kain 215 gsm hanya sekitar 4,7 m². Penjelasan lengkap cara membaca gramasi ada di artikel Cara Membaca Gramasi Kain Kaos.

Ukuran dan model kaos. Kaos XL butuh luas kain kira-kira 25 sampai 35 persen lebih banyak dari ukuran M. Lengan panjang, kerah, atau saku menambah lagi.

Lebar kain dan bentuk roll. Kain kaos dijual dalam bentuk tubular (melingkar seperti selang) atau open width (sudah dibelah). Combed di Anugerah tubular dengan lebar pipih sekitar 106 cm. Lebar ini menentukan berapa pola yang muat dalam satu bentangan. Kalau lebarnya tanggung untuk ukuran tertentu, sisa di pinggir terbuang.

Waste potong. Sisa potongan di sela-sela pola hampir selalu ada. Untuk produksi kecil dengan ukuran campur, waste 25 sampai 40 persen masih wajar. Produksi besar dengan satu ukuran dan marker yang rapi bisa menekan waste ke kisaran 15 sampai 20 persen.

Cara Menghitung Kebutuhan Kain Kaos Sendiri

Kalau kamu ingin hitungan yang lebih presisi dari tabel, pakai rumus ini:

Berat kain per kaos (gram) = Luas pola (m²) × Gramasi (gsm) × (1 + Persentase waste)

Lalu:

Jumlah kaos per kg = 1.000 ÷ Berat kain per kaos

Contoh hitungan untuk satu kaos ukuran L

Misalkan kaos O-neck lengan pendek ukuran L memakai kain Combed 30S dengan gramasi 155 gsm.

  1. Luas pola. Badan depan dan belakang, dua lengan, plus kampuh jahit, totalnya sekitar 1,1 m² untuk ukuran L.
  2. Gramasi. 155 gsm.
  3. Waste. Pakai 17 persen untuk marker yang rapi.

Hitungannya: 1,1 × 155 × 1,17 = sekitar 200 gram per kaos. Jadi 1 kg kain menghasilkan 1.000 ÷ 200 = 5 kaos, sama dengan angka lembar ukuran di tabel. Kalau produksinya kecil dan ukurannya campur sehingga waste naik ke 40 persen, beratnya jadi sekitar 240 gram per kaos dan hasilnya turun ke sekitar 4 kaos. Di situlah asal angka "1 kg jadi 4 kaos" yang sering kamu dengar: kainnya sama, cara potongnya yang berbeda.

Luas pola paling akurat didapat dari pola milikmu sendiri. Ukur setiap potongan pola (panjang × lebar, untuk bagian yang tidak persegi pakai pendekatan kotak terluarnya), jumlahkan, lalu masukkan ke rumus.

Contoh hitungan untuk 100 kaos ukuran campur

Pesanan kaos komunitas jarang satu ukuran. Misalkan kamu menerima pesanan 100 kaos Combed 30S dengan rincian berikut:

UkuranJumlahKaos per kgKebutuhan kain
S1061,7 kg
M3056,0 kg
L4058,0 kg
XL2045,0 kg
Total10020,7 kg

Tambahkan cadangan sekitar 5 persen untuk kain yang cacat, salah potong, atau kebutuhan sampel. Totalnya menjadi sekitar 21,7 kg, dibulatkan 22 kg. Rib leher dihitung terpisah karena jenis dan gramasinya berbeda dari kain badan, dan kebutuhannya jauh lebih kecil.

Jadi untuk pertanyaan "berapa kg kain untuk 100 kaos", jawaban kasarnya adalah 20 sampai 25 kg untuk Combed 30S, tergantung komposisi ukuran. Pesanan yang semuanya XL ada di batas atas, pesanan yang didominasi S dan M ada di batas bawah.

Kebutuhan Kain Kaos per Lusin

Banyak konveksi menerima pesanan dalam hitungan lusin. Untuk 12 kaos lengan pendek ukuran M atau L, kebutuhan kainnya kira-kira:

Jenis kainKebutuhan per lusin (ukuran M/L)
Combed 30Ssekitar 2,5 kg
Combed 24Ssekitar 3 kg
Combed 20Ssekitar 4 kg

Angka per lusin ini berguna saat klien bertanya harga dalam satuan lusin. Kebutuhan kain langsung bisa dikalikan dengan harga per kg untuk mendapat biaya bahan. Langkah lengkap dari biaya bahan sampai harga jual ada di artikel Cara Menghitung HPP Kaos untuk Konveksi.

Kesalahan yang Sering Bikin Kain Kurang di Tengah Produksi

Kekurangan kain di tengah jalan biasanya lebih mahal dari kelebihan kain. Selain harus belanja ulang, warna dari batch celup yang berbeda bisa sedikit bergeser, dan itu terlihat jelas kalau kaos dipakai berdampingan dalam satu acara.

Proses potong kain kaos bertumpuk dengan sisa potongan yang memengaruhi kebutuhan kain

Beberapa penyebab yang paling sering terjadi:

  • Menghitung semua kaos sebagai ukuran M. Pesanan dengan banyak XL dan XXL bisa butuh kain 20 persen lebih banyak dari perkiraan rata-rata.
  • Lupa waste. Rumus tanpa waste hampir selalu terlalu optimis, terutama untuk produksi pertama dengan pola baru.
  • Mengganti jenis kain tanpa menghitung ulang. Klien minta naik dari 30S ke 24S supaya lebih tebal, tetapi jumlah kg yang dibeli tetap sama. Dari 5 kaos per kg jadi 4 kaos per kg, artinya bisa kurang sekitar 20 kaos per 100 pesanan.
  • Tidak menyiapkan cadangan untuk warna yang sama. Kalau ada kemungkinan pesanan tambahan, beli kain sekaligus dari batch yang sama.

Hitung Lebih Cepat dengan Kalkulator Kain Anugerah

Rumus di atas berguna untuk memahami logikanya. Untuk pekerjaan sehari-hari, Kalkulator Kebutuhan Kain di website Anugerah memakai angka lembar ukuran yang sama dengan tabel di atas dan mengonversi jumlah kaos per ukuran ke kilogram secara otomatis sesuai jenis kain yang kamu pilih. Kamu cukup memasukkan jumlah kaos per ukuran, dan kalkulator menampilkan perkiraan kebutuhan kainnya beserta saran beli per roll.

Setelah tahu kebutuhannya, cek ketersediaan warnanya di Katalog Kain. Status stok di katalog ditampilkan per cabang (Ready, Menipis, atau Kosong), jadi kamu bisa memastikan jumlah kg yang kamu butuhkan tersedia sebelum datang ke toko. Kalau masih ragu memilih jenis kain, tanyakan ke Grace, asisten chat di pojok kanan bawah website, atau langsung chat CS cabang terdekat.

Sudah tahu butuh berapa kg? Hitung di Kalkulator untuk komposisi ukuranmu, lalu cek stok warnanya di Katalog. Bisa juga langsung tanya stok lewat WhatsApp (buka di tab baru).

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1 kg kain Combed 30S jadi berapa kaos?

Untuk kaos lengan pendek dewasa, 1 kg Combed 30S jadi 5 kaos ukuran M atau L menurut lembar ukuran Anugerah, kira-kira 6 kaos untuk ukuran S dan 4 kaos untuk XL. Hasil aktual tergantung pola, lebar kain, dan waste potong.

Berapa kg kain untuk 100 kaos?

Untuk Combed 30S dengan ukuran campur, kebutuhannya sekitar 20 sampai 25 kg, sudah termasuk cadangan sekitar 5 persen. Pesanan yang didominasi ukuran besar ada di batas atas rentang ini.

Apakah kain yang lebih tebal menghasilkan kaos lebih sedikit?

Ya. Kain yang lebih tebal punya gramasi lebih tinggi, sehingga 1 kg kain memberi luas yang lebih kecil. Pada ukuran yang sama, Combed 20S menghasilkan 3 kaos per kg dibanding 5 kaos per kg untuk Combed 30S.

Apakah rib leher ikut dihitung dalam kebutuhan kain?

Tidak. Rib dibeli dan dihitung terpisah dari kain badan karena jenis dan gramasinya berbeda. Kebutuhannya jauh lebih kecil dibanding kain badan.

Bagaimana cara menghitung kebutuhan kain kaos paling cepat?

Pakai kalkulator kebutuhan kain yang sudah menyesuaikan jenis kain secara otomatis, seperti kalkulator di website Anugerah. Masukkan jumlah kaos per ukuran, dan hasilnya langsung dalam kilogram.


Baca juga: Perbedaan Combed 20s, 24s, dan 30s: Cara Memilih Sesuai Produk dan Harga Jual

Kain yang dibahas di artikel ini

Bacaan lain di Pengetahuan Kain